Rabu, 24 Oktober 2012

Keabadian Kasih

       
KEABADIAN KASIH
    Dikala hati sendiri mengarungi waktu yang sunyi, bulan bertanya pada bumi: akankah aku bisa berjalan dalam ombak besar, mampukah q terbang dalam sejuta lamunan, dan bumipun menjawab: kau tegar, setegar karang dilautan, dan kau ringan bagaikan awan dilangit biru, tak akan bisa satu rantingpun menghalangimu, tak akan mampu kerikil kecil menggelincirkan langkah kakimu, karena kaulah wujud kedamaian sesungguhnya, dan hanya kaulah arti sebuah diam bahagia. janganlah kau bertopang dagu, dan jangan pula kau menopang hatimu dalam berjuta rasa rindu, karena sesungguhnya bumi selalu ada untuk menjaga bulan kecil itu.
      Bulanpun tersenyum, dan berkata pada bumi: Terimakasih telah mau menjagaq yang rapuh dan tak berdaya ini, terimakasih telah mengobati segala rasa gundah yang tak menentu dalam hati. Bumi, janganlah kau tinggalkan bulan sendiri dalam sepi lagi, janganlah kau biarkan bulan menangis dalam gelap mentari, karena bulan tak mampu menerangi malam-malam indah tanpa adanya bumi disisi. :)



By: ichummm....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar